Mengapa UPS dibutuhkan di semua perusahaan dikarenakan kehilangan daya listrik akan sangat mengganggu aktivitas bisnis, contohnya, hal tersebut dapat membuat sebuah perusahaan tidak dapat melakukan transaksi atau beroperasi.
Ada banyak sekali kejadian pada beberapa perusahaan yang mengalami “liquidation” dikarenakan main power failure.
Bukan hanya pemadaman listrik saja yang dapat membahayakan beban penting anda, tetapi ada power sags, brown-outs, black-outs, power spikes, surges, noise, radio frequency interference, dan supply frequency changes. referensi:
9 masalah listrik ini terjadi di tengah-tengah kehidupan kita tanpa kita sadari.
Beban listrik pada suatu sistem yang dibutuhkan untuk berjalan 24/7 seperti sistem komputer/server dapat juga disebut “critical loads.” Critical loads adalah pilar bagi suatu perusahaan dikarenakan tanggung jawab mereka untuk selalu standby pada saat situasi apapun. Untuk itu, dibutuhkanlah daya yang lebih stabil dan dapat diandalkan agar critical loads dapat terus berfungsi tanpa gangguan apapun.
Aplikasi Beban Kritikal
Berbagai macam tipe critical loads selalu bertambah sepanjang tahun semenjak kemajuan teknologi dan pemakaian peralatan yang berdasarkan microprocessor-based yang biasanya digunakan pada industrial dan commercial marketplace. Hal ini dapat dilihat sejak bertumbuhnya ecommerce di Indonesia dimana transaksi online selama 24 jam penuh sangat penting bagi para ecommerce sehingga power quality dan zero downtime menjadi sangat krusial.
Beberapa Tipe Critical Loads:
• Komputer – e.g. data processing dan control systems
• Peralatan proses industrial – e.g precision manufacturing
• Peralatan medis – e.g life support dan monitoring systems
• Peralatan telekomunikasi – e.g PABX
• Point of sales (POS) terminal – e.g. retailing environment
• Transaksi bisnis online – e.g. internet shopping
Contoh Efek Daya Supply Listrik Yang Buruk Untuk Beban Critical:
• Berhenti-nya proses bisnis – i.e. mati totalnya kemampuan untuk bertransaksi dan komunikasi.
• Kehilangan data dikarenakan software crash.
• Rusaknya komponen peralatan mahal dikarenakan power sags, spike, dll.
• Produksi terhenti dikarenakan operasional yang gagal dan dapat membuat alat-alat pada pabrik mengalami kerusakan.
• Operasi control system menjadi rusak/corrupted.
• Kehilangan kemampuan transaksi dikarenakan POS dan alat komunikasi yang tidak dapat berjalan.
• Waktu dan uang yang terbuang dikarenakan rusak-nya sistem yang tidak di-backup supply listrik yang baik.
Akibat Efek Power Problems:
• Spike – dapat membahayakan hardware dan membuat software menjadi corrupted. Kerusakan pada peralatan tidak dapat dihindari dikarenakan beberapa peralatan mahal sangat rentan terhadap voltase tinggi yang terjadi dalam sekejap. Kerusakan pada software dapat menyebabkan kerugian besar dalam jangka panjang, karena file-file penting yang rusak tidak dapat dikembalikan seperti semua, membuat seluruh sistem perkantoran sehingga berdampak besar untuk aktivitas bisnis.
• Electrical Noise – dapat membuat komputer menjadi ‘hang’ dan corrupt data.
• Surge – Dikarenakan hal ini terjadi dalam durasi yang panjang, surges dapat membuat rusak-nya computer’s switched mode power supply components dan membuat kerusakan permanen.
• Sags – Sags merupakan hal yang sering terjadi secara umum yang biasanya dikarenakan oleh perpindahan ke load yang besar, seperti air conditioning (AC) atau peralatan yang dilengkapi oleh dynamo yang berputar. Sags dapat membuat komputer melakukan re-boot jika voltase utama turun sangat drastis yang membuat komputer mengira bahwa voltase tersebut telah dimatikan.
• Harmonics – Harmonics menyebabkan naiknya tegangan yang tidak proporsional, menyebabkan temperatur naik secara drastis sehingga menyebabkan komponen rusak dan overheating.
• Brownouts – Sama seperti Sags tetapi brownouts mempunyai durasi yang lebih lama dan lebih serius dan bisa terjadi dalam hitungan jam.
• Blackouts – membuat data hilang sebelum disimpan, terjadi-nya corrupt data.
Selama 25 tahun PT. Bestindo Inti Perkasa sudah dipercaya sebagai supplier UPS untuk menangani critical loads 12,000 customer kami. Kami menyediakan after-sales service untuk menjamin dimana semua critical loads akan terlindungi dari 9 masalah listrik dari PLN sehingga tercipta-nya cost efficient, reliability, dan performance untuk kelangsungan bisnis yang cepat dan terpercaya setiap saat.
